Thursday, 24 May 2018

Jokowi Jengkel Dengan Susahnya Urus Izin Usaha

Jokowi Jengkel Dengan Susahnya Urus Izin Usaha

Infoht – Presiden Joko Widodo menceritakan mengenai pengalamannya dalam mengurus surat izin usaha saat hadir pada silaturahim dengan penggunaan fasilitas kepabeanan di PT Samick Indonesia, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (27/3/2018) sore. Jokowi Jengkel Dengan Susahnya Urus Izin Usaha

Susahnya Urus Izin Usaha

Pada acara tersebut, banyak ribuan pengusaha datang, serta hadirnya Menteri coordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdaganan Enggartiasto Lukita, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi, Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan yang ada di Kawasan Berikat

“Ketika saya masih Gubernur, Saya mencoba mengurus SIUP dan saya datangi ke kantor PTSP. Saya membawa persyaratannya dan datang ke fronk desk. Saya meminta izin SIUP. Hanya dua menit saja, tetapi kenapa keluhan yang datang ke saya SIUP itu sampai dua minggu?” kata Presiden Jokowi.

Setelah mencari tahu, ternyata yang memproses pengajuan SIUP itu menunggu tanda tangan kepala kantornya hingga bisa tertunda dua minggu. Mendengar hal tersebut, Jokowi sangat jengkel dan langsung ke lantai tiga untuk menghampiri kepala kantor, namun saat itu orangnya tidak ada.

Pengalaman lain yang dilakukan Jokowi adalah mengurus restitusi pajak. Restitusi merupaka sebuah permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak.

Jokowi Jengkel

“Sebelumnya saya pernah bercerita kepada Pak Dirjen, dulu mengurus restitusi hamper setahun. Kapok saya untuk mengurus lagi setelah itu, Engak saya urus, lebih banyak pusingnya daripada dapat uang restitusinya,”tutur Jokowi.

Presiden Jokowi membandingkan mengurus izin pada belasan tahun lalu ke Uni Emirat Arab. Saya ingat waktu itu saya sudah bisa mendapatkan izin usaha dalam kurang waktu dari satu saja.

“Itu sudah 17-18 tahun lalu. Hingga saat ini saya juga ingin seperti itu, “ ujar Jokowi.

Pada acara yang sama, Sri Mulyani menuturkan pihaknya dalam memangkas waktu dan tahapan izin kepabeanan. Beberapa di antaranya adalah izin Tempat Penimbunan Berikat (TPB) jadi  1 jam dari 10 hari kerjam izin Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) jadi 1 jam dari 30 hari kerja, dari jumlah izin kawasan Berikta dari 45 menjadi 3, serta pengurusan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) jadi 3 hari kerja dari 30 hari kerja.

Tetapi Jokowi masih kurang puasa karena masih ada izin yang diurus dalam hitungan hari.

“Jika menjadi jam saya akan tepuk tangan, jika masih hari, saya tidak akan tepuk tangan. Saya mau cek urus NPPBKC kenapa masih 3 hari, apa seperti di PTSP yang lama tanda tangannya, “ucap Jokowi

1 thought on “Jokowi Jengkel Dengan Susahnya Urus Izin Usaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *