Thursday, 24 May 2018

Prabowo ragu untuk mendeklarasikan diri sebagai capres?

Prabowo ragu untuk mendeklarasikan diri sebagai capres?

Infoht – Saat ini Ketua Umum PPP (Partai Persatuan Pemabangunan) Romahurmuziy membuka bahwa, Sebelumnya Presiden Joko Widodo pernah menawarkan posisi cawapres kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, tetapi langsung di tolak. Prabowo ragu untuk mendeklarasikan diri sebagai capres

mendeklarasikan diri sebagai capres

Apakah karena hal seperti ini membuat Prabowo ragu untuk mendeklarasikan diri sebagai capres?

Andre Rosiade sebagai Wakil Sekjen Partai Gerindra membatah anggapan tersebut. Andre mengakui, bahwa Prabowo memang membutuhkan waktu untuk berpikir sebelum memutuskan untuk kembali maju sebagai capres.

Namun, menurut dia, hal tersebut bukanlah disebabkan karena tawaran dari Jokowi.

“Pak Prabowo memikirkan sesuatu untuk dilihat, betul tidak dukungan ke beliau, atau hanya sekedar kader Gerindra yang mau menyenangkan hati beliau, Itu yang beliau butuh waktu untuk melihat,” kata Andre.

Setelah di pelajari secara seksama, lanjut Andre, Pak Prabowo akhirnya menyadari bahwa dukungan masyarakat sangat kuat agar dirinya kembali mencalonkan diri.

Akhirnya, Prabowo menyatakan kesiapannya menerima mandat dari Partai Gerindra yang ingin mengusung dirinya sebagai capres. Kesiapan itu diungkapkan Prabowo dihadapan kader Gerindra yang hadir di Rapat Koordinasi Nasional, 11 April lalu.

“Jadi Pak Prabowo itu memikirkan itu bukan tawaran pak Jokowi. Kalau tawaran itu sudah sejak awal langsung ditolak. Sejak tahun 2017,” tegas Andre.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi mengungkapkan, Jokowi sempat menanyakan pendapatnya jika ia menggandeng Prabowo sebagai cawapres pada Pilpres 2019. Romi mengaku menyambut baik ide Jokowi tersebut.

Prabowo, kata Romi, juga mengapresiasi tawaran Jokowi. Romi mengungkapkan, saat itu Prabowo merasa terhormat karena mendapatkan tawaran dari Jokowi untuk menjadi cawapres.

Ia mengatakan, dua pekan yang lalu, Prabowo mengirim utusan ke Jokowi untuk menanyakan kelanjutan tawaran cawapres.

Namun, kata Romi, Jokowi belum bisa menjawab karena masih harus mendengar masukan dari semua ketua umum parpol yang beberapa di antaranya masih berada di luar negeri atau masih disibukkan urusan partai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *